SMA Negeri 21 Surabaya atau yang lebih dikenal dengan sebutan Slekoors merupakan salah satu sekolah menengah atas negeri favorit di Kota Surabaya yang memiliki sejarah panjang dan prestasi membanggakan. Berdiri sejak era Sekolah Pendidikan Guru (SPG), sekolah ini telah berkembang menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berhasil melahirkan tokoh-tokoh berpengaruh di berbagai bidang.
Beberapa nama besar yang pernah menempuh pendidikan di sekolah ini di antaranya Eri Cahyadi, Wali Kota Surabaya saat ini, Marselino Ferdinan, pemain Tim Nasional Indonesia, serta Febrina Kusumawati, Kepala Bappeda Litbang Kota Surabaya. Kehadiran para alumni tersebut menjadi bukti bahwa SMAN 21 Surabaya mampu mencetak generasi yang sukses dan berkontribusi bagi masyarakat.
Sejarah SMAN 21 Surabaya bermula pada tahun 1966 ketika sekolah ini didirikan sebagai Sekolah Pendidikan Guru Negeri 2 (SPG Negeri 2) Surabaya. Pada masa itu, sekolah memiliki fokus utama mencetak calon tenaga pendidik yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan guru di Indonesia.
Seiring dengan perubahan kebijakan pendidikan nasional, pada 18 Juli 1989, SPG Negeri 2 resmi bertransformasi menjadi SMA Negeri 21 Surabaya. Perubahan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan sekolah untuk mempersiapkan peserta didik melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sekaligus menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan zaman.
Perkembangan SMAN 21 Surabaya terus berlanjut. Pada tahun ajaran 2004/2005, sekolah melakukan penambahan ruang kelas sehingga sistem pembelajaran pagi dan siang dapat dihapus. Saat itu, sekolah telah memiliki 30 rombongan belajar yang terdiri atas jurusan IPA, IPS, dan Bahasa.
Kemudian pada tahun ajaran 2010/2011, SMAN 21 Surabaya ditetapkan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). Status tersebut mendorong peningkatan kualitas pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, serta pengembangan sarana dan prasarana sekolah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Memasuki tahun ajaran 2022/2023, SMAN 21 Surabaya mulai menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional. Kurikulum ini memberikan keleluasaan bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Sekolah juga menerapkan sistem pemetaan kelas X dan XI guna memberikan pembelajaran yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik siswa. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lulusan yang siap melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun menghadapi tantangan masa depan.
Saat ini, SMAN 21 Surabaya dipimpin oleh Vivit Putri Puspitosari, M.Pd. Di bawah kepemimpinannya, sekolah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan karakter, inovasi pembelajaran, pengembangan prestasi akademik maupun nonakademik, serta menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan inspiratif bagi seluruh warga sekolah.
Salah satu kebanggaan terbesar SMAN 21 Surabaya adalah keberhasilannya melahirkan alumni yang sukses di berbagai bidang.
Di dunia pemerintahan, terdapat Eri Cahyadi, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Kepemimpinannya menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Di bidang olahraga, nama Marselino Ferdinan telah dikenal luas sebagai pemain Tim Nasional Indonesia yang berkarier di level internasional. Prestasinya membuktikan bahwa siswa SMAN 21 Surabaya mampu bersaing dan mengharumkan nama bangsa di dunia sepak bola.
Sementara itu, Febrina Kusumawati juga menjadi salah satu alumni yang berkiprah di pemerintahan sebagai Kepala Bappeda Litbang Kota Surabaya, menunjukkan kontribusi nyata lulusan sekolah ini dalam perencanaan pembangunan daerah.
Dengan sejarah yang telah berlangsung hampir enam dekade, fasilitas pendidikan yang terus berkembang, penerapan Kurikulum Merdeka, serta deretan alumni berprestasi, SMAN 21 Surabaya terus memperkuat posisinya sebagai salah satu SMA negeri unggulan di Kota Surabaya.
Semangat untuk mencetak lulusan yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi masa depan menjadi komitmen yang terus dijaga oleh seluruh civitas sekolah. Tak heran jika SMAN 21 Surabaya atau Slekoors tetap menjadi salah satu sekolah yang diminati oleh calon peserta didik setiap tahunnya.
