SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya dikenal luas sebagai salah satu sekolah swasta unggulan yang tidak hanya mengedepankan prestasi akademik, karakter, dan nilai-nilai Kristiani, melainkan juga sukses melahirkan banyak tokoh penting di Indonesia.
Perjalanan panjang sekolah ini bermula dari pendirian Bijzondere Europeesche Lagere School (ELS) oleh Kongregasi Bruder Santo Aloysius pada 7 Juli 1862 di Krembangan, Surabaya. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 1923, lokasi sekolah dipindahkan ke Jalan Polisi Istimewa No. 7, yang masih digunakan hingga saat ini.
Transformasi jenjang pendidikan terus terjadi, mulai dari ELS menjadi MULO, kemudian HBS, hingga pada 1 Agustus 1951 resmi menggunakan nama SMA Katolik St. Louis. Sejak dikelola oleh Yayasan Lazaris pada tahun 1975, sekolah ini mulai menerima siswa perempuan dan memperoleh status disamakan pada tahun 1985. Hingga kini, SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya terus konsisten menjadi lembaga pendidikan favorit yang berprestasi.
Reputasi SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya sebagai pencetak tokoh-tokoh hebat di berbagai bidang tentu bukan isapan jempol belaka. Beberapa alumni ternama yang pernah menempuh pendidikan di sekolah ini meliputi:

-
Hary Tanoesoedibjo: Pemilik MNC Group dan Pendiri Partai Perindo.
-
Ignasius Jonan: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral periode 2016–2019.
-
Seto Mulyadi (Kak Seto): Psikolog anak ternama Indonesia.
-
Nadia Tjoa: Pemenang Miss Face of Humanity 2022.
-
Cheryl Gunawan: Pemenang MasterChef Indonesia (Musim 9).
Dengan sejarah yang mengakar kuat serta rekam jejak alumni yang gemilang, SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya terus membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan terdepan dalam membentuk generasi unggul bangsa.
