Bolehkan Siswa Berpenampilan Santai, SMA Kolese De Britto Tetap Cetak Siswa Berprestasi

·

·

Kalau melihat siswa SMA Kolese De Britto Yogyakarta, mungkin yang pertama kali menarik perhatian adalah penampilannya. Ada yang berambut gondrong, berpakaian bebas namun tetap sopan, bahkan menggunakan sepatu sandal ke sekolah. Tapi, kebebasan di De Britto bukan berarti bebas tanpa aturan.

Sekolah ini menerapkan konsep “kebebasan yang bertanggung jawab”, yaitu memberikan ruang bagi siswa untuk menjadi dirinya sendiri, berpendapat, dan mengambil keputusan, tetapi tetap harus memahami konsekuensi serta bertanggung jawab atas pilihannya.

Menariknya, kebebasan tersebut berjalan berdampingan dengan prestasi akademik. De Britto beberapa kali masuk dalam daftar Top 100 sekolah dengan nilai UTBK tertinggi di Indonesia, dengan rata-rata nilai UTBK 2023 berada di kisaran 610–630. Bukan cuma soal nilai, pendidikan di De Britto juga diarahkan untuk membentuk siswa yang kritis, mandiri, berani menyampaikan pendapat, jujur, memiliki empati dan solidaritas, serta mampu bertanggung jawab atas keputusan yang dibuatnya. Bahkan, sekolah ini tidak menerapkan sistem peringkat kelas. Tujuannya agar siswa tidak hanya berorientasi pada siapa yang menjadi nomor satu, tetapi lebih fokus pada proses belajar dan perkembangan dirinya.

Pada akhirnya, konsep yang ditawarkan De Britto bukan sekadar soal “boleh gondrong atau pakai sandal ke sekolah”, tetapi tentang bagaimana anak muda diberi ruang untuk belajar memilih, berpikir, dan bertanggung jawab. Karena kebebasan tanpa tanggung jawab bisa menjadi semaunya. Namun, kebebasan yang disertai tanggung jawab dapat menjadi proses belajar untuk menjadi pribadi yang lebih dewasa.