Menjadi seorang insinyur yang andal merupakan impian bagi banyak anak muda di Surabaya. Namun, perjalanan menuju karier impian di dunia teknik tidaklah instan. Terbentuknya calon engineer masa depan ini dimulai dari langkah awal yang konsisten sejak berada di bangku sekolah menengah, berlanjut ke perguruan tinggi terbaik, hingga akhirnya menembus industri papan atas dunia.
Langkah awal tersebut sering kali dimulai dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) favorit di Surabaya, seperti SMP Negeri 1, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 6. Sekolah-sekolah ini membentuk Fondasi akademik dan pola pikir kritis para siswa sejak dini. Perjalanan belajar kemudian berlanjut ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) terkemuka, seperti SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Negeri 15 Surabaya, di mana para siswa semakin memfokuskan diri pada keahlian sains dan matematika untuk bersaing di tingkat nasional.
Setelah berhasil melewati masa sekolah, impian besar untuk mendalami ilmu teknik diwujudkan dengan melangkah ke perguruan tinggi ternama. Kampus-kampus impian seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Indonesia (UI), dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi tempat bertemunya para talenta muda untuk digembleng menjadi tenaga ahli rekayasa (engineering).
Perjuangan panjang dan dedikasi selama bertahun-tahun tersebut akhirnya membuahkan hasil manis di dunia kerja. Para lulusan teknik terbaik ini berhasil menembus dan berkarier di perusahaan-perusahaan energi dan teknologi multinasional berskala global, seperti Schlumberger (SLB), Pertamina, dan Halliburton. Jalur ini membuktikan bahwa dengan perencanaan pendidikan yang matang serta tekun belajar, anak-anak Surabaya mampu mewujudkan cita-cita mereka dan bersaing di industri tingkat dunia.
